Target Lulus
Info CPNS14 Juli 2026

Kisi Kisi SKD CPNS Resmi: Materi TWK, TIU, TKP Lengkap

Kisi kisi SKD CPNS resmi bersumber dari PermenPANRB No. 6 Tahun 2024 sebagai payung aturan dan KepmenPANRB No. 321 Tahun 2024 yang merinci materinya: TWK 5 materi, TIU 3 kelompok kemampuan, TKP 6 aspek. Artikel ini membedah tiap butir kisi-kisi plus strategi belajar dan tempat latihannya.

Kisi Kisi SKD CPNS Resmi: Materi TWK, TIU, TKP Lengkap

Kisi kisi SKD CPNS yang resmi bersumber dari dua dokumen: PermenPANRB No. 6 Tahun 2024 tentang Pengadaan Pegawai Aparatur Sipil Negara sebagai payung aturannya, dan KepmenPANRB No. 321 Tahun 2024 yang merinci materi, jumlah soal, durasi, serta nilai ambang batasnya. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) terdiri dari tiga bagian: Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan materi nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan bahasa negara; Tes Intelegensia Umum (TIU) dengan kemampuan verbal, numerik, dan figural; serta Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dengan aspek pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, profesionalisme, dan anti radikalisme. Total 110 soal (TWK 30, TIU 35, TKP 45) dikerjakan dalam 100 menit dengan sistem CAT BKN.

Banyak peserta menghabiskan waktu berburu "bocoran kisi-kisi" di grup Telegram, padahal kisi-kisi aslinya terbuka untuk umum dan bisa diunduh gratis dari kanal resmi. Saya selalu menyarankan mulai dari dokumen resminya dulu, baru menyusun rencana belajar. Artikel ini membedah kisi-kisi per pasal dan per diktum, lengkap dengan bobot penilaian, durasi, dan strategi belajar per bagian.

Dasar Hukum Kisi Kisi SKD CPNS

Payung hukum pengadaan PNS saat ini adalah PermenPANRB No. 6 Tahun 2024 tentang Pengadaan Pegawai Aparatur Sipil Negara, yang ditetapkan 18 Juli 2024 dan mulai berlaku 23 Juli 2024. Pasal 30 ayat (1) menetapkan bahwa SKD dilaksanakan menggunakan CAT BKN, sedangkan Pasal 30 ayat (3) menetapkan SKD meliputi tes wawasan kebangsaan, tes intelegensia umum, dan tes karakteristik pribadi. Untuk pengadaan PNS, Pasal 26 menegaskan seleksi terdiri atas tiga tahap: seleksi administrasi, SKD, dan SKB.

Ada satu hal yang perlu diluruskan karena masih banyak beredar di internet: sejumlah artikel dan rangkuman masih menyebut PermenPANRB No. 27 Tahun 2021 sebagai dasar kisi-kisi SKD yang berjalan. Aturan itu sudah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku oleh PermenPANRB No. 6 Tahun 2024 Pasal 69. Jadi kalau Anda menemukan rujukan "Pasal 36 sampai 38 PermenPANRB 27/2021", perlakukan sebagai catatan historis saja, bukan aturan yang sedang berlaku.

Yang juga penting dipahami: PermenPANRB 6/2024 sendiri tidak memuat rincian materi, jumlah soal, durasi, maupun angka nilai ambang batas. Pasal 43 ayat (3) mendelegasikan penetapan Nilai Ambang Batas kepada Keputusan Menteri yang terbit per tahun anggaran. Rujukan terakhir adalah KepmenPANRB No. 321 Tahun 2024 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan PNS Tahun Anggaran 2024, ditetapkan 29 Juli 2024, yang angkanya konsisten dengan KepmenPANRB No. 651 Tahun 2023. Per 17 Juli 2026, belum ada Kepmen nilai ambang batas baru, jadi seluruh angka di artikel ini berstatus acuan TA 2024. Waspadai konten yang mengklaim "kisi-kisi SKD 2026 resmi berubah" tanpa dasar regulasi.

Bagian SKDJumlah SoalMateri (KepmenPANRB 321/2024)
TWK30Nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, bahasa negara (Diktum KEDUA huruf a)
TIU35Kemampuan verbal, numerik, figural (Diktum KEDUA huruf b)
TKP45Pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, TIK, profesionalisme, anti radikalisme (Diktum KEDUA huruf c)
Total110Durasi 100 menit dengan CAT BKN (Diktum KETIGA dan KEENAM)

Kisi Kisi TWK SKD CPNS: 5 Materi Utama (30 Soal)

Diktum KEDUA huruf a KepmenPANRB 321/2024 menetapkan lima materi TWK:

  • Nasionalisme: kemampuan mewujudkan kepentingan nasional melalui cita-cita dan tujuan yang sama dengan tetap mempertahankan identitas nasional.
  • Integritas: kejujuran, ketangguhan, komitmen, dan konsistensi sebagai satu kesatuan sikap untuk mencapai tujuan nasional.
  • Bela negara: peran aktif dalam mempertahankan eksistensi bangsa dan negara.
  • Pilar negara: pemahaman dan pengamalan nilai-nilai dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.
  • Bahasa negara: kemampuan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang sangat penting kedudukannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Catatan penting: PermenPANRB 27/2021 yang kini sudah dicabut dulu hanya menyebut empat materi TWK tanpa bahasa negara. Karena rujukan resminya sekarang ada di Kepmen, jangan kaget kalau di soal latihan atau tes sungguhan muncul soal pemahaman bahasa Indonesia baku; itu bagian TWK yang sah.

Dari pengalaman menemani banyak peserta belajar, materi pilar negara adalah yang paling luas: hafalan pasal UUD 1945, sejarah amandemen, sampai penerapan nilai Pancasila dalam kasus sehari-hari. Alokasikan porsi belajar TWK terbesar ke sini, lalu asah lewat latihan soal TWK per materi supaya tahu pola pertanyaannya.

Tips TWK: Soal TWK modern jarang sekadar hafalan "pasal berapa". Kebanyakan berbentuk studi kasus penerapan nilai. Saat latihan, biasakan bertanya "nilai apa yang diuji soal ini" alih-alih menghafal bunyi pasal mentah-mentah.

Kisi Kisi TIU SKD CPNS: Verbal, Numerik, Figural (35 Soal)

Diktum KEDUA huruf b KepmenPANRB 321/2024 membagi TIU menjadi tiga kelompok kemampuan dengan sub-materi berikut:

  • Kemampuan verbal: analogi (hubungan makna antar kata), silogisme (penarikan kesimpulan dari premis), dan analitis (analisis informasi untuk menarik kesimpulan).
  • Kemampuan numerik: berhitung (aritmetika sederhana), deret angka (pola hubungan angka), perbandingan kuantitatif (kesimpulan dari dua data kuantitatif), dan soal cerita (analisis kuantitatif dari kasus).
  • Kemampuan figural: analogi gambar, ketidaksamaan gambar, dan serial (pola hubungan dalam bentuk gambar).

TIU adalah bagian yang paling "bisa dilatih" karena polanya berulang. Deret angka, silogisme, dan analogi punya rumus pengerjaan yang itu-itu saja; yang membedakan peserta lolos dan tidak biasanya kecepatan, bukan pemahaman. Kerjakan bank soal TIU secara rutin dengan timer supaya kecepatan hitung terbentuk.

Opini pribadi saya: soal analitis (biasanya berbentuk teka-teki urutan posisi atau penjadwalan) adalah pemakan waktu terbesar di TIU. Kalau satu soal analitis memakan lebih dari dua menit, jangan biarkan dia menyandera waktu Anda; prioritaskan dulu soal-soal yang bisa diselesaikan cepat, lalu kembali ke soal berat kalau waktu masih tersisa.

Kisi Kisi TKP SKD CPNS: 6 Aspek Penilaian (45 Soal)

Diktum KEDUA huruf c KepmenPANRB 321/2024 menetapkan enam aspek TKP:

  • Pelayanan publik: perilaku keramahtamahan dalam bekerja yang efektif agar bisa memenuhi kebutuhan dan kepuasan orang lain sesuai tugas dan wewenang yang dimiliki.
  • Jejaring kerja: membangun dan membina hubungan, bekerja sama, berbagi informasi, dan berkolaborasi dengan orang lain secara efektif.
  • Sosial budaya: beradaptasi dan bekerja secara efektif dalam masyarakat majemuk yang terdiri atas beragam agama, suku, dan budaya.
  • Teknologi informasi dan komunikasi: memanfaatkan teknologi informasi secara efektif untuk meningkatkan kinerja.
  • Profesionalisme: melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan tuntutan jabatan.
  • Anti radikalisme: menjaring informasi dari individu tentang pengetahuan terhadap anti radikalisme, kecenderungan bersikap, dan bertindak saat menanggapi stimulus dengan beberapa alternatif situasi.

TKP berbeda dari TWK dan TIU dalam penilaian: tidak ada jawaban bernilai nol selama Anda menjawab. Setiap opsi bernilai 1 sampai 5, dan hanya soal kosong yang bernilai 0. Artinya, mengosongkan jawaban TKP adalah kesalahan fatal yang sering dilakukan peserta kehabisan waktu.

Key takeaway: Di TKP, jawab semua 45 soal apa pun yang terjadi. Jawaban "kurang ideal" masih bernilai minimal 1 poin, sedangkan soal kosong bernilai 0. Latih insting memilih opsi terbaik lewat latihan soal TKP dengan pembahasan skala nilai per opsi.

Durasi 100 Menit dan Sistem Penilaian CAT

Diktum KETIGA KepmenPANRB 321/2024 menyatakan SKD dilaksanakan dalam durasi waktu 100 (seratus) menit. Diktum KEENAM menetapkan jumlah soal keseluruhan 110 butir. Dengan 110 soal dalam 100 menit, rata-rata waktu per soal hanya sekitar 54 detik. Manajemen waktu bukan pelengkap strategi; dia inti strateginya. Khusus pelamar penyandang disabilitas sensorik netra pada kebutuhan khusus disabilitas, Diktum KELIMA memberi durasi 130 menit.

Sistem penilaian menurut KepmenPANRB 321/2024 untuk TA 2024 (angkanya konsisten dengan KepmenPANRB 651/2023):

  • TWK dan TIU: jawaban benar bernilai 5, salah atau tidak menjawab bernilai 0 (Diktum KETUJUH). Tidak ada sistem minus, jadi jangan pernah membiarkan soal kosong.
  • TKP: jawaban benar bernilai paling rendah 1 dan paling tinggi 5, tidak menjawab bernilai 0 (Diktum KETUJUH).
  • Nilai kumulatif tertinggi: 550, dengan rincian TWK 150, TIU 175, dan TKP 225 (Diktum KEDELAPAN).
  • Nilai ambang batas kebutuhan umum TA 2024: TWK 65, TIU 80, TKP 166 (Diktum KEDUA BELAS). Kebutuhan khusus seperti cum laude, diaspora, disabilitas, dan putra-putri Papua punya ketentuan berbeda.

Angka ambang batas itu lebih mudah dicerna kalau diterjemahkan ke jumlah jawaban benar. TWK 65 berarti minimal 13 jawaban benar dari 30 soal (13 x 5 = 65). TIU 80 berarti minimal 16 jawaban benar dari 35 soal (16 x 5 = 80). TKP 166 dari 45 soal berarti rata-rata nilai per soal harus sekitar 3,7; artinya Anda tidak cukup sekadar menjawab semua, tapi harus konsisten memilih opsi bernilai 4 atau 5. Dari sini terlihat kenapa TKP sering jadi penentu: ambang batasnya menuntut kualitas jawaban, bukan sekadar kuantitas.

Perlu dicatat juga bahwa dengan jutaan pelamar memperebutkan formasi yang jauh lebih sedikit, skor yang hanya menyentuh ambang batas jarang terasa aman di formasi populer. Saran saya: jangan puas dengan sekadar 311 (total 65+80+166); jadikan skor setinggi mungkin sebagai target latihan.

SKD dilaksanakan dengan Computer Assisted Test (CAT) BKN sesuai PermenPANRB 6/2024 Pasal 30 ayat (1), dengan prosedur penyelenggaraan diatur Peraturan BKN No. 5 Tahun 2024. Enaknya sistem ini, skor muncul sesaat setelah Anda menyelesaikan seluruh soal, dan publik bahkan bisa memantau lewat layanan LIVE SCORE di kanal YouTube BKN. Sebagai gambaran skala persaingan, SKD CPNS 2024 diikuti 3.035.723 pelamar yang lolos administrasi untuk memperebutkan 250.407 formasi. Pelaksanaannya berlangsung 16 Oktober sampai 14 November 2024 di kantor pusat dan regional BKN, 75 titik mandiri BKN, 135 titik mandiri instansi, dan 93 titik lokasi di luar negeri.

Benchmark waktu: 110 soal dalam 100 menit berarti kira-kira 54 detik per soal. Pembagian yang saya rekomendasikan saat simulasi: TKP maksimal 35 menit (45 soal, andalkan insting), TWK sekitar 25 menit, sisakan 40 menit untuk TIU yang butuh hitungan. Uji pembagian ini di tryout SKD berbasis CAT sebelum hari-H.

Strategi Belajar Sesuai Kisi Kisi SKD CPNS

Setelah tahu peta materinya, susun rencana belajar per bagian:

  1. Petakan posisi awal. Kerjakan satu paket tryout penuh 110 soal 100 menit tanpa persiapan. Skor awal ini jadi baseline untuk tahu bagian mana yang paling lemah.
  2. TWK: belajar per materi, bukan borongan. Pecah jadwal jadi lima blok sesuai Diktum KEDUA huruf a (nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan bahasa negara). Prioritaskan pilar negara karena cakupannya paling luas.
  3. TIU: latihan berulang dengan timer. Target realistis: mampu menyelesaikan soal deret dan analogi di bawah 45 detik. Kumpulan soal per tipe ada di bank soal.
  4. TKP: pahami logika skala 1-5. Pelajari pembahasan yang menjelaskan kenapa satu opsi bernilai 5 dan opsi lain bernilai 3, bukan sekadar kunci jawaban. Aspek anti radikalisme dan pelayanan publik paling sering keluar dalam bentuk dilema situasional.
  5. Simulasikan kondisi CAT. Pemerintah menyediakan simulasi resmi gratis di cat.bkn.go.id/simulasi; kombinasikan dengan tryout terjadwal supaya terbiasa dengan tekanan waktu.
  6. Pantau kanal resmi, bukan rumor. Per 17 Juli 2026, jadwal seleksi CPNS nasional 2026 belum diumumkan di kanal resmi mana pun. Status terkininya kami rangkum dan perbarui di artikel CPNS 2026.

Satu catatan tambahan: kisi-kisi materi SKD ini juga jadi rujukan seleksi sekolah kedinasan, dengan struktur soal dan durasi yang sama namun nilai ambang batas berbeda (rujukan terakhir KepmenPANRB 93/2022: TKP 156, TIU 80, TWK 65). Kalau Anda menimbang jalur ikatan dinas, baca perbandingannya di artikel sekolah kedinasan.

Kesalahan Umum Saat Memakai Kisi-Kisi

Empat kesalahan yang paling sering saya lihat pada peserta pemula. Pertama, memperlakukan kisi-kisi sebagai daftar hafalan, padahal fungsinya peta cakupan; yang diuji adalah penerapan, bukan bunyi pasal. Kedua, belajar dari rangkuman pihak ketiga tanpa pernah membuka dokumen aslinya, sehingga ikut termakan klaim palsu seperti "materi SKD berubah total tahun ini". Ketiga, menyalin rujukan hukum yang sudah kedaluwarsa; sampai hari ini masih banyak blog yang menyebut PermenPANRB 27/2021 padahal aturan itu sudah dicabut sejak 2024. Keempat, berlatih tanpa timer; banyak orang mampu menjawab benar kalau diberi waktu longgar, tapi SKD menguji akurasi di bawah tekanan waktu. Kisi-kisi memberi tahu apa yang keluar; kecepatan dan ketepatan tetap harus dibangun lewat latihan terukur dan simulasi penuh berulang.

Sumber

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa saja materi TWK dalam kisi kisi SKD CPNS?

Menurut Diktum KEDUA huruf a KepmenPANRB 321/2024, materi TWK meliputi nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika), dan bahasa negara. Jumlah soalnya 30 butir. Payung aturannya adalah PermenPANRB 6/2024 Pasal 30 ayat (3), yang menetapkan SKD meliputi TWK, TIU, dan TKP.

TIU SKD CPNS terdiri dari materi apa saja?

Diktum KEDUA huruf b KepmenPANRB 321/2024 membagi TIU (35 soal) menjadi tiga kelompok: kemampuan verbal (analogi, silogisme, analitis), kemampuan numerik (berhitung, deret angka, perbandingan kuantitatif, soal cerita), dan kemampuan figural (analogi, ketidaksamaan, serial).

Berapa jumlah soal dan durasi SKD CPNS?

SKD terdiri dari 110 soal: TWK 30, TIU 35, dan TKP 45 (Diktum KEENAM KepmenPANRB 321/2024). Durasi pengerjaan dengan sistem CAT adalah 100 menit sesuai Diktum KETIGA, jadi rata-rata waktu per soal sekitar 54 detik. Pelamar penyandang disabilitas sensorik netra pada kebutuhan khusus disabilitas mendapat durasi 130 menit.

Apakah kisi kisi SKD CPNS 2026 sudah dirilis resmi?

Payung aturannya kini PermenPANRB No. 6 Tahun 2024, yang mencabut PermenPANRB 27/2021. Rincian materi, jumlah soal, dan nilai ambang batas ditetapkan lewat Kepmen per tahun anggaran; yang terakhir adalah KepmenPANRB 321/2024 untuk TA 2024. Per 17 Juli 2026, belum ada Kepmen baru maupun pengumuman jadwal seleksi CPNS nasional 2026 di kanal resmi, jadi angka TA 2024 masih jadi acuan terakhir.

Bagaimana sistem penilaian TKP di SKD?

Setiap jawaban TKP bernilai paling rendah 1 dan paling tinggi 5 sesuai kualitas opsi yang dipilih, dan soal yang tidak dijawab bernilai 0 (Diktum KETUJUH KepmenPANRB 321/2024). Karena tidak ada jawaban bernilai nol selama diisi, semua 45 soal TKP wajib dijawab. Ini berbeda dari TWK dan TIU yang jawaban benarnya bernilai 5 dan salahnya 0.

Berapa nilai ambang batas SKD CPNS?

Untuk kebutuhan umum TA 2024 (KepmenPANRB 321/2024 Diktum KEDUA BELAS): TWK 65, TIU 80, dan TKP 166, dengan nilai kumulatif tertinggi 550. Kebutuhan khusus seperti cum laude, diaspora, disabilitas, dan putra-putri Papua punya ketentuan berbeda. Penetapan angka ini didelegasikan oleh PermenPANRB 6/2024 Pasal 43 ayat (3) kepada Keputusan Menteri, dan ambang batas untuk seleksi berikutnya menunggu Kepmen baru.

Di mana bisa latihan soal sesuai kisi kisi SKD CPNS?

Pemerintah menyediakan simulasi CAT resmi gratis di cat.bkn.go.id/simulasi. Untuk latihan terstruktur per materi kisi-kisi, gunakan bank soal TWK, TIU, dan TKP di Target Lulus, lalu ukur kesiapan lewat tryout SKD 110 soal 100 menit berbasis CAT.

Ditulis oleh

Tim Redaksi Target Lulus

Tim penyusun konten Target Lulus. Seluruh info seleksi dirujuk ke pengumuman resmi BKN, KemenPAN-RB, SNPMB, dan instansi terkait dengan tautan sumber di setiap artikel.

Tim Redaksi Target Lulus menyusun rangkuman materi, bank soal, dan panduan seleksi berdasarkan kisi-kisi serta peraturan resmi. Setiap klaim jadwal dan persyaratan selalu ditautkan ke sumber resminya.